
Carb Blocker
Membantu Menghambat Penyerapan Karbohidrat dari Makanan
Carb Blocker bekerja dengan cara menghambat penyerapan sebagian karbohidrat dari makanan sehingga dapat membantu mendukung program pengelolaan berat badan dan kesehatan metabolik.
Obat ini memberikan hasil yang optimal bila digunakan sesuai anjuran dokter serta diimbangi pola makan sehat dan aktivitas fisik.
Cara Penggunaan
Diminum 5 menit sebelum makan atau di tengah waktu makan, terutama saat mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat.
Sumber karbohidrat utama:
- Nasi putih, nasi merah
- Roti (putih, gandum)
- Mie, pasta, kwetiau, bihun
- Jagung
- Oatmeal/gandum
Umbi-umbian:
- Kentang
- Ubi jalar
- Singkong
- Talas
Makanan olahan tinggi karbohidrat:
- Kue, biskuit, pastry
- Sereal sarapan
- Kentang goreng
- Keripik kentang
- Tepung dan produk olahan tepung
*Gunakan sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter Mahva Clinic.
Efek Samping
Beberapa efek samping yang wajar terjadi (walau jarang) dan biasanya bersifat sementara meliputi:
- Rasa tidak nyaman pada perut
- Perut kembung
- Lebih sering buang angin
- Peningkatan frekuensi buang air besar (BAB)
Tips Selama Menggunakan Carb Blocker
- Konsumsi makanan dengan porsi seimbang (tinggi protein dan serat, rendah karbohidrat).
- Perbanyak minum air putih.
- Bila muncul rasa tidak nyaman pada perut, cobalah makan lebih perlahan dan hindari makan dalam porsi besar sekaligus.
Kapan Harus Menghubungi Mahva Clinic?
Segera hubungi tim Mahva Clinic apabila Anda mengalami:
- Nyeri perut yang berat
- Reaksi alergi setelah mengkonsumsi obat
- Keluhan lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Disclaimer
Informasi ini merupakan panduan bagi pasien Mahva Clinic dan tidak menggantikan konsultasi dengan Dokter. Selalu gunakan obat sesuai petunjuk Dokter dan jangan mengubah dosis tanpa arahan Dokter.

