
Fat Blocker
Membantu Menghambat Penyerapan Lemak dari Makanan
Fat Blocker bekerja dengan cara mengurangi penyerapan sebagian lemak (30-40%) dari makanan yang kita konsumsi. Obat ini dapat membantu mendukung program pengelolaan berat badan bila digunakan sesuai anjuran dokter serta disertai pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Cara Penggunaan
Diminum sebelum makan atau di tengah waktu makan, terutama saat mengonsumsi makanan yang mengandung lemak.
Gunakan sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter Mahva Clinic.
Apabila Anda mengonsumsi vitamin A, D, E, atau K, berikan jeda minimal 30-60 menit setelah konsumsi Fat Blocker agar penyerapan vitamin tetap optimal.
Efek Samping
Beberapa efek samping yang umum bisa terjadi dan biasanya bersifat sementara meliputi:
Efek samping ini lebih sering terjadi apabila mengonsumsi makanan tinggi lemak.
- BAB (faeces) berminyak atau berwarna oranye/kecoklatan
- Sering buang angin disertai keluarnya sedikit cairan berminyak
- Sakit perut atau kembung
- Sulit menahan BAB (terutama jika makan tinggi lemak)
Perhatian
Fat Blocker tidak dianjurkan bagi pasien yang memiliki atau pernah memiliki masalah batu empedu, kecuali atas pertimbangan dokter.
Tips Selama Menggunakan Fat Blocker
- Batasi konsumsi makanan tinggi lemak untuk membantu mengurangi efek samping.
- Konsumsi makanan dengan gizi seimbang.
- Minum air putih yang cukup setiap hari.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen atau vitamin lain.
Kapan Harus Menghubungi Mahva Clinic?
Segera hubungi tim Mahva Clinic apabila Anda mengalami:
- Nyeri perut yang berat
- Diare atau BAB yang berlangsung terus-menerus
- Reaksi alergi setelah mengkonsumsi obat
- Keluhan lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Disclaimer
Informasi ini merupakan panduan bagi pasien Mahva Clinic dan tidak menggantikan konsultasi dengan Dokter. Selalu gunakan obat sesuai petunjuk Dokter dan jangan mengubah dosis tanpa arahan Dokter.

